17.05.2010 15:24:20 WIB
DINILAI kurang bermanfaat Walikota Palembang, Eddy Santana Putra, menolak usulan pembangunan kolam dan taman di pelataran Kampung Kapitan (kapten Cina di masa kolonial Belanda). Alasannya, dana Rp 1,2 miliar lebih baik digunakan untuk finishing Pasar Kuliner dan Plasa Seberang Ulu (SU) yang hingga kini belum selesai.
Eddy Santana Putra mengatakan, "Dari pada membangun kolam yang kurang memberi manfaat bagi masyarakat, lebih baik dana tersebut untuk menyelesaikan pemasangan kramik lantai Pasar Kuliner, menimbun Plasa SU dan lainnya."
“Saya kurang setuju kalau dibangun kolam. Lebih baik selesaikan yang sudah ada,” tegas Eddy, ditemui pers seusai mendengarkan paparan dari konsultan dan Dinas Kebudayaan & Pariwisata Provinsi Sumsel Senin (17/5/2010).
Dana dekonsentrasi sebesar Rp 1,5 miliar berasal dari APBN masih kurang mengingat masih banyak yang perlu dikerjakan. Sementara pemerintah kota (Pemkot) sendiri tidak mempunyai anggaran untuk penyelesaian plasa SU tersebut.
Menurutnya, kawasan Seberang Ulu dan Kampung Kapitan akan ditata sedemikian rupa agar lebih menarik dan diharapkan nantinya wisatawan lokal maupun manca negara tertarik untuk berkunjung.
Pasar kuliner Seberang Ulu terletak di plasa mulai Kampung Kapitan hingga 10 Ulu di atas Plasa Seberang Ulu. Pasar ini tidak menggunakan sekat-sekat atau gerobak seperti pasar kuliner 16 Ilir, pedagang berjualan di bawah atap yang disiapkan dan dirancang khusus oleh pemerintah kota.
Diperkirakan pasar ini dapat menampung lebih dari 50 pedagang makanan yang memiliki ciri khas dengan harga terjangkau.
Keberadaan pasar kuliner Seberang Ulu tidak akan mematikan pasar Kuliner 16 Ilir, karena segmen yang dibidik adalah warga Seberang Ulu. Selain itu untuk menyimbangkan keramaian antara Seberang Ulu dan Ilir.
Keberadaan pasar ini juga memberikan multiplier efek, tidak hanya keramaian, tapi roda perekonomian ekonomi akan berjalan seperti parkir dan angkutan darat maupun sungai.
“Kalau pasar itu sudah beroperasi, saya menjamin keamanan akan terjaga. Kita akan melibatkan masyarakat sekitar untuk memberikan rasa aman kepada pengunjung. Jam buka setiap hari,” jelasnya.
