13.07.2009 15:00:51 WIB
Oleh MUHAMMAD SYHARIAN
MEMASUKI hari keempar setelah dioperasi, kembar siam Rafa dan Rafi kondisinya kian membaik. Bahkan alat bantu pernapasan atau ventilator sudah dilepaskan hari ini, Senin (13/07/2009). Kendati begitu, kembar siam asal Muaraenim, Sumsel, itu terus ditangani Tim Dokter RSMH Palembang selama 24 jam. Apalagi usia Rafa dan Rafi belum 28 hari.
“Secara keseluruhan, perkembangannya membaik. Output urine juga mulai normal,” kata Direktur Utama RSMH Palembang, dr H Bayu Wahyudi, SpOG, MHA, kepada pers, seusai meninjau kondisi kedua bayi di ruang Neonatus Intensive Care Unit (NICU) di Lantai II Gedung Perawatan Anak, Senin (13/07/2009).
Dijelaskannya, semula bayi mengalami hipo albumin, di mana kadar protein di dalam darah menurun, bahkan keduanya juga mengalami anemia (kekurangan kadar sel darah merah) terutama pada Rafi. Untuk hipo albumin, dokter melakukan koreksi sedang untuk anemia diperlukan transfusi darah gol AB. “Kondisinya memang seperti itu, tetapi tidak sekritis di awal pasca operasi,” katanya.
Kendari Rafa dan Rafi membaik, dan mengingat usia mereka di bawah 28 hari, yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi perubahan, pengawasan secara totalitas dilakukan dengan penempatkan dokter yang memantau perkembangan pasien dari alat monitor, yang mencakup rasi oksigen pada bayi, tensi, detak jantung, dan lain-lain.
Foto: Sriwijaya Post
