20.05.2010 02:18:28 WIB
Oleh ABDUL LATIF
HARI ini, 20 Mei 2010, merupakan tahun ke-12 proses reformasi di Indonesia. Hal ini ditandai dengan pendudukan Gedung DPR/MPR RI oleh ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia. Akibat aksi ini, pada 21 Mei 1998, setelah kurang lebih 32 tahun berkuasa, Soeharto mengumumkan berhenti dari jabatan presiden Indonesia.
Aksi 20 Mei ini bermulai dari peristiwa penembakan mahasiswa Universitas Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998, seluruh lapisan masyarakat Indonesia berduka dan marah. Akibatnya, tragedi ini diikuti dengan peristiwa anarkis di ibukota dan di beberapa kota lainnya seperti Palembang pada tanggal 13—14 Mei 1998, yang menimbulkan banyak korban baik jiwa maupun material.
Semua peristiwa tersebut makin meyakinkan mahasiswa untuk menguatkan tuntutan pengunduran Soeharto dari kursi kepresidenan. Pilihan aksi yang kemudian dipilih oleh kebanyakan kelompok massa mahasiswa untuk mendorong turunnya Soeharto mengerucut pada aksi pendudukan gedung DPR/MPR.
Pada hari ini, ribuan aktifis 98 maupun mahasiswa hari ini memeringati 20 Mei di berbagai kota di Indonesia, termasuk di Palembang. Mereka menuntut berbagai agenda reformasi yang hingga saat ini belum optimal yang dituntaskan oleh pemerintahan yang terpilih.
Foto: Sriwijaya Post
