02.10.2009 17:10:51 WIB
Oleh FLORENCIA MARCELINA RAMADHONA
YANG membedakan batik Palembang dengan batik Jawa yakni motifnya. Batik Palembang itu ada dua motif yang cukup dikenal. Yang pertama motif Lasem, yang hak paten motifnya sudah didapatkan pemerintah Palembang. Ciri-ciri motif ini ramai dengan simbol tanaman atau bunga. Lalu dihiasi pula dengan garis-garis simetris. Kemudian motif Bungo Teh, yakni kain yang dipenuhi oleh bungo teh.
"Intinya batik Palembang itu tidak ada gambar binatang. Hal ini ada pengaruh dari ajaran Islam yang melarang simbol binatang atau manusi dijadikan hiasan," kata Yudhy Syarofie, budayawan muda Palembang, yang dihubungi, Jumat (02/10/2009).
Selain itu, pembuatan batik Palembang sedikit berbeda dengan batik Jawa. Kain yang akan dibatik, kata Yudhy, dibentangkan secara kencang menggunakan ram persegi panjang. Setelah itu baru dilukis atau dibatik. "Kalau di Jawa kan hanya disampirkan lalu dibatik," katanya.
Tapi, yang jelas, kata Yudhy, sebagai wong Indonesia, kita bangga batik sudah menjadi simbol warisan budaya Indonesia yang diakui dunia.
Foto: www.tokoeasy.com
