Batanghari

Balita Dibiarkan Merokok Empat Bungkus Sehari

coba

10.05.2010 22:35:18 WIB

Oleh ABDUL LATIF

ENTAH apa yang ada dalam pikiran pasangan ini, yakni Rizal (28) dan Diana (25), warga Desa Talangkemang, kelurahan Sungaililin, kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan. Mereka membiarkan anaknya Andi yang berusia 2,5 tahun menghisap rokok sebanyak empat bungkus sehari.

Alasan anak itu dibiarkan merokok, lantaran Andi menangis tiada henti dan uring-uringan, jika tidak merokok. Lantaran sering merokok, gaya merokok Andi persis orang dewasa, selain dihisap dalam-dalam kemudian dikeluarkan melalui mulut dan hidung, juga rokok diputar-putarkannya.

Menurut Rizal, kepada pers, di rumahnya, Senin (10/05/2010), kebiasaan merokok Andi ini sudah berlangsung sejak dia berusia 1,5 tahun. Awalny a, saat itu Andi merasa sakit kepala, dan Rizal sedikit iseng memberinya sebatang rokok yang tengah dihisapnya. Andi pun menghisapnya, dan sejak itu merasa keenakan dari merokok. Saat ini, Rizal dan Diana harus menyediakan dana sebesar Rp50 ribu buat biaya merokok Andi.

"Saya tidak khawatir dengan kesehatan anak kami ini. Sebab dia masih lincah bermain, tapi yang kami beratkan biaya merokoknya sehari-hari," kata Rizal yang sehari-hari berdagang ikan di Pasar Sungaililin.

Komentar


Berita Terkait