Budaya

Budayawan Palembang Djohan Hanafiah Meninggal Dunia

coba

15.04.2010 09:59:31 WIB

Oleh RINIZAH

MASYARAKAT Palembang kembali kehilangan putra terbaiknya. Budayawan besar HRM Djohan Hanafiah meninggal di RSCM Jakarta, Kamis (15/04/2010) dini hari tadi sekitar pukul 01.15 karena sakit jantung koroner, setelah sempat dirawat selama 12 hari. Rencananya jenazah dimakamkan di TPU Puncak Sekuning, Kamis (15/04/2010) siang.

Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka, kediaman ayahnya Ali Amin, di Talangsemut No.3 Palembang.

Djohan Hanafiah kelahiran Palembang 5 Juni 1939 meninggalkan seorang putra dan tiga putri. Istrinya, Hj Nafisah, meninggal tahun 2008 lalu.

Ayahnya, HM Ali Amin SH (95) mantan Gubernur Sumsel dan Bengkulu, terlihat tegar melepas kepergian putra sulungnya itu.

Menurut adik Djohan Hanafiah, Yusuf A Yamin, almarhum sempat diopname di RSMH Palembang selama 15 hari karena mengalami sesak napas dan dokter merujuknya ke RSCM Jakarta. Sempat dioperasi, tapi mengalami pendarahan.

Jenazahnya diterbangkan ke Palembang pukul 08.00. Keluarga besar melepas jenazah di rumah keluarga Jl Talang Semut No 3 Kecamatan IB I. Mereka minta maaf jika almarhum semasa hidup pernah berbuat salah dan mengundang takziah selama tiga malam. "Kami sudah siap menghadapi segala kemungkinan setelah beliau dirujuk ke Jakarta," kata Yusuf.

Ratusan pelayat, pejabat, mantan pejabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kenalan turut kehilangan tokoh budaya besar Sumsel itu berdatangan sejak pagi hingga menjelang penguburan. Puluhan karangan bunga memenuhi halaman rumah sampai ke jalan depan.

Komentar


Berita Terkait