Budaya

Pembangunan Jangan Rusak Lingkungan dan Sejarah

coba

03.05.2011 18:03:20 WIB

Oleh Putra Kurusetra

SATU lagi bangunan tua di Palembang akan dibongkar dan dijadikan bangunan baru. Ini kali gedung eks Gedung BP7 dan saat ini berstatus Museum Tekstil, di Jalan Merdeka Palembang, dikabarkan akan dijadikan sebuah hotel. Budayawan di Palembang pun protes.

“Kami jelas protes. Sudah benar gedung tua itu dijadikan museum tekstil, kalau dijadikan hotel itu sama saja dengan menghancurkan bukti-bukti sejarah di Palembang. Itu gedung sudah masuk ke dalam cagar budaya, bangunan yang dibuat di masa kolonial Belanda,” ujar budayawan Palembang Erwan Suryanegara, di Palembang, melalui telepon, Selasa (03/05/2011).

Menurut Erwan, masyarakat Palembang tidak keberatan adanya banyak pembangunan di Palembang. “Asal pembangunan itu menjaga lingkungan hidup dan bukti-bukti sejarah dan budaya di Palembang. Kalau pembangunan itu merusak lingkungan hidup dan bukti-bukti sejarah Palembang sama dengan kejahatan budaya, bukan pembangunan,” ujarnya.

Erwan berharap, rencana pembangunan hotel di gedung tersebut dibatalkan. “Jika memang masih ngotot, minimal tidak merusak bentuk atau bangunan asli dari gedung tersebut,” ujarnya.

Berdasarkan pemantauan, gedung museum tekstil Provinsi Sumsel, saat ini telah dipagar setinggi dua meter.

Foto: Sriwijaya Post

Komentar


Berita Terkait