05.01.2010 02:29:26 WIB
Oleh RINIZAH
PARA pemuja aliran absurditas tentu akan kenal dengan Albert Camus (dilafazkan sebagai [al'ber ka'my]). Pada 49 tahun lalu, tepatnya pada 5 Januari 1960, sang filsuf Prancis, kelahiran Aljazair, 7 November 1913, meninggal dunia di Villeblin, dalam sebuah kecelakaan mobil, dalam usia 46 tahun.
Sebagai penulis atau filsuf, Albert Camus seringkali ia digolongkan sebagai seorang penulis eksistensialis, tetapi kemungkinan ia lebih tepat disebut sebagai seorang absurdis. Camus adalah seorang keturunan Spanyol.
Pada tahun 1957 ia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Sastra. Ia teman Jean Paul Sartre, seorang sastrawan eksistensialis dan Simone de Beauvoir. Ia meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil di Villeblevin pada 5 Januari 1960.
Karyanya antara lain:
* Le mythe de Sisyphe, 1942
* L'Étranger, 1942
* Caligula, 1944
* La malentendu, 1944
* La peste, 1947
* L'état de siège, 1948
* Lettres à un ami allemand, 1948
* Les justes, 1950
* L'homme révolté, 1951
* La chute, 1956
* L'exil et le royaume, 1957
* Le premier homme (tidak selesai, diterbitkan pada tahun 1994 oleh putrinya, di penerbitan Gallimard)
Foto: Wikipedia
