Batanghari

Gagasan Bermula dari Pertemuan dengan Anggota DPR RI

coba

08.09.2009 02:46:17 WIB

Oleh SUMARDONI

GAGASAN pembentukan provinsi Sumatra Tengah ini muncul pada awal 2007. Ini bermula ketika sejumlah aktifis FPR (Front Perjuangan Rakyat) menghadap anggota DPR RI setelah mereka melakukan aksi ke PT Medco. Saat itu sejumlah anggota dewan mengusulkan agar mereka membentuk sebuah provinsi baru.
“Bahkan mereka (anggota DPR RI) mengatakan provinsi Sumatra Tengah jauh lebih potensial dibandingkan pengusulan provinsi Tapanuli,” kata Edo Saman, aktifis Dewan Sumatra Tengah, yang dihubungi Selasa (08/09/2009).
Sejak itu mereka melakukan kampanye dan penggalangan dukungan. Mereka misalnya pada Maret 2007 melakukan aksi di Palembang sebagai bentuk deklarasi.
Lalu, dukungan pun muncul dari tokoh maupun masyarakat di Lubuklinggau, Musirawas, Pagaralam, Musi Banyuasin, Empat Lawang, Lahat, maupun dari Bengkulu, termasuk kabupaten Rejang Lebong, Kapahiang, dan Surolangun Bangko, Jambi.
Namun, berdasarkan diskusi dengan beberapa kelompok koalisi Dewan Sumatra Tengah yang melakukan kajian ternyata pengabungan tiga pemerintahan kabupaten atau kota tidak memungkinkan. Dipilih bentuk perjuangan yang lain, tergantung masing-masing daerah. Misalnya kabupaten Rejang Lebong menggunakan para pakar dari Universitas Diponegoro Semarang untuk melakukan kajian hukum tentang realisasi Sumatera Tengah ini.

Komentar


Berita Terkait