29.03.2010 00:31:53 WIB
Oleh JONI OPUS
PADA acara promosi akbar Pasar Malam Indonesia, 1–5 April 2010 di Malieveld, Den Haag Belanda, Kabupaten Muaraenim, Sumatra Selatan, akan mempromosikan “Kopi Semendo”, selain mempertunjukkan karya seni dan budayanya.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Muaraenim, Samron, kepada wartawan, Minggu (28/03/2010) malam. Menurut dia, selain memperkenalkan kebudayaan Indonesia, kopi semendo akan menjadi objek utama promosi produk yang dipamerkan.
“Kopi Semendo telah dikenal luas tak hanya masyarakat Indonesia, tapi juga di mancanegara. Sebab rasa dan aromanya sangat spesial. Melalui kopi ini, mudah-mudahan Kabupaten Muaraenim kian dikenal di negeri Belanda,” kata Samron.
Selain itu tim kesenian Kaabupaten Muaraenim akan ditampilkan, seperti tari Kumpai Beranyut, tari Gawi Ibung, dan tari Ngibing.
Bupati Muaraenim Muzakir Sai Sohar mengatakan, pasar Malam Indonesia ini merupakan ajang untuk mempromosikan Indonesia kepada masyarakat Belanda, baik perdagangan, pariwisata, investasi (Trade Tourism and Investment-TTI), serta seni budaya.
“Acara tersebut nantinya dapat memperkuat dan mempertahankan hubungan kekerabatan terhadap masyarakat Belanda yang memiliki hubungan emosional dengan Indonesia,” kata Muzakir Sai Sohar.
Dilanjutkan Muzakir, acara itu dapat menarik pengunjung negeri kincir angin tersebut untuk menikmati kekayaan kuliner Indonesia dengan nuansa tanah air, sambil menyaksikan penampilan pagelaran kesenian dan kebudayaan.
“Kita berharap kesenian dan budaya yang ditampilkan dapat menghibur dan memberikan aplus tersendiri khususnya bagi kabupaten Muaraenim. Namun, utamanya, melalui even tersebut, dapat membuka peluang bagi investor untuk berinvestasi mengingta Muaraenim yang kaya akan sumber daya alamnya," katanya.
Foto (Ilustrasi): http://resspresso.blogspot.com
