SEA Games 2011

Spanyol, Pertahankan Mental Juara Eropa

coba

22.12.2009 11:32:53 WIB

Oleh SUMARDONI

SELALU memiliki segudang pemain berkualitas dunia tak selamanya memberi jaminan untuk bisa sukses di Piala Dunia. Itulah yang terjadi pada Spanyol. Ada yang melihatnya lantaran mental pemain Spanyol tak bagus. Tapi kesuksesan mereka di Piala Eropa beberapa waktu lalu, kini jadi pertimbangan.

Pasukan La Roja sejauh ini selalu mengalami persoalan serius untuk menjadi juara di pesta Piala Dunia. Pencapaian terbaik Spanyol di turnamen ini hanya sampai peringkat empat saja. Itupun terjadi pada Piala Dunia 1950 di Brasil.

Kini berbekal sebagai juara Eropa 2008, secara psikologis Spanyol mempunyai kepercayaan yang besar untuk membuat sejarah di Piala Dunia.

Spanyol lolos ke Afrika Selatan secara langsung dari babak kualifikasi Piala Dunia. Pada laga kualifikasi, Spanyol memperlihatkan superioritasnya atas Bosnia, Turki, Belgia, Estonia, dan Armenia. Dari sepuluh pertandingan, skuad Del Bosque ini meraih 10 kemenangan dengan 28 gol dan hanya lima kali kebobolan.

Gaya permainan yang agresif, tanpa alpa memeragakan sepakbola indah menjadi kekuatan Spanyol. Kemampuan pemain juga hampir merata di setiap sektor sehingga tak berlebih untuk menjadikan tim ini pantas diunggulkan.

Tim Spanyol akan mempunyai dua persoalan ketika datang ke Afrika Selatan nanti; strategi bermain yang harus luwes dan cara menghadapi lawan yang mungkin saja bermain kotor.

Pelatih Vicente Del Bosque menggantikan Luis Aragones setelah Spanyol meraih gelar Euro 2008 dan dia langsung membuktikannya dengan pengalamannya dalam memiliki skuad bertabur bintang, mengontrol euforia, dan dia juga mampu mempertahankan gaya Spanyol, filosofi dan mentalitas.

Inilah bintang Spanyol:

Gerard Piqué (Barcelona, Spanyol)
Dia menjadi andalan dalam skuad Barcelona. Berbekal postur tubuh yang jangkung, kecepatan, dan memiliki sense yang sangat baik dalam bermain telah membuatnya sebagai salah satu pemain bertahan terbaik di dunia saat ini.

Xavi Hernández (Barcelona, Spanyol)
Bintang Barcelona ini menjadi sosok paling penting dalam skuad Del Bosque. Dengan hanya satu atau dua sentuhan saja, ia bisa memberikan peran yang sangat penting buat rekan-rekannya.

Fernando Torres (Liverpool, Inggris)
Dia tak cuma memiliki kemampuan mematikan buat lini belakang lawan, namun juga sangat cerdas menyiasati hadangan setiap pemain belakang lawan.Berbeda dengan David Villa yang hanya berstatus sebagai striker murni, El Nino juga bisa memberi perlawanan pada pemain belakang lawan dan memberikan Villa ruang yang cukup untuk dapat membuat gol.

Tak perlu diragukan, juara Eropa telah menjadi sukses terbesar dalam sejarah sepakbola Spanyol.
Spanyol datang dengan membawa status sebagai tim favorit dengan pilihan utamanya adalah bisa memenangkan Piala Dunia 2010.

Penampilan di Piala Dunia: 1934 (5th), 1950, 1962, 1966, 1978, 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2006. (goal/dll)

Komentar


Berita Terkait