Batanghari

Lima Tahun Sampah "Menggunung" di Pagaralam

coba

22.04.2011 00:11:54 WIB

Oleh Putra Kurusetra

SUNGGUH sulit dimengerti, di kota yang mengandalkan pariwisata alam dan sejarah yakni Pagaralam, Sumatra Selatan, ada sebuah tempat pembuangan sampah, yang mana selama lima tahun hanya satu kali tumpukan sampah itu dibersihkan.

Akibatnya warga yang menetap di sekitar lokasi pembuangan sampah itu, yakni Dusun Gunung Gendang RT 06 RW 01 Kelurahan Alun Dua, Kecamatan Pagaralam Utara, Pagaralam, mengeluhkannya, sebab tumpukan sampah sudah menggunung, yang letaknya di sekitar pemukiman warga.

Tumpukan sampah itu jelas mengganggu lingkungan dan kesehatan warga. Selain bau busuk yang menyebar, juga tumpukan sampah itu juga memunculkan ribuan lalar, dan masuk ke rumah-rumah warga.

Hal ini diungkapkan salah seorang warga, Rian (29). “Tumpukan sampah sudah ada sejak 2007. Sampah tidak pernah diangkut petugas K3P (Kantor Kebersihan, Keindahan dan Pemakaman) untuk dibuang ke lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Dusun Simpang Padang Karet,” ujarnya.

Sedangkan Ismanto (35), warga yanglain, mengatakan sudah menyampaikan persoalan tersebut kepada Lurah setempat dan kemudian diteruskan kepada instansi terkait. “Namun tumpukan sampah tersebut hanya sehari saja diangkut, setelah itu tidak pernah lagi. Sementara sampah yang dibung warga ke tempat pembuangan sementara terus bertambah,” katanya.

Sementara Kepala Kantor Kebersihan, Keindahan dan Pemakaman (K3P) Kota Pagaralam, Syaiful Amri, kepada pers di Pagaralam, Kamis (21/04/2011), mengatakan kawasan tersebut bukan tempat pembuangan sampah. Pihaknya telah memasang bak-bak sampah yang ada di sepanjang jalan di Kota Pagaralam dan di beberapa lokasi di setiap dusun.

“Semestinya masyarakat juga harus sadar akan kebersihan lingkungan. Jangan sampai membuang sampah sembarangan. Jika sampah dari rumah tangga seharusnya dibuang pada bak sampah yang telah disediakan,” ujarnya.

Nah, tampaknya sampah itu akan terus bertahan menumpuk di sana.

Komentar


Berita Terkait